Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung dengan khidmat di Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Senin pagi (1/6/2026). Pada peringatan tahun ini, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Nanang Permana membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” pesan utama yang disampaikan menyoroti relevansi nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya untuk keutuhan dalam negeri, tetapi juga sebagai jawaban atas tantangan perdamaian global.
Nanang Permana menegaskan bahwa tanggal 1 Juni lebih dari sekadar seremoni tahunan. Peringatan ini harus menjadi momentum refleksi bersama.
”Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi,” ucapnya di hadapan para peserta upacara.
Ia memaparkan bahwa keberagaman Indonesia yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik bisa tetap berdiri kokoh dalam satu ikatan kebangsaan karena Pancasila hadir sebagai jangkar moral menghadapi turbulensi global, baik berupa disrupsi teknologi maupun dinamika geopolitik.
Lebih lanjut, amanat tersebut juga menekankan peran aktif bangsa Indonesia di kancah internasional. Sesuai dengan pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mewujudkan ketertiban dunia. Nilai-nilai musyawarah mufakat dinilai sebagai instrumen diplomasi yang sangat krusial saat ini untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik.
Menjelang akhir amanat, pesan khusus dititipkan kepada seluruh elemen bangsa, terutama para generasi muda yang menjadi ujung tombak masa depan. Ia berpesan jangan biarkan nilai-nilai luhur ini menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks di buku sejarah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian upacara ditutup dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Peringatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi warga Tatar Galuh Kabupaten Ciamis untuk terus menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan religiusitas, serta memastikan api Pancasila terus menyala dalam setiap denyut nadi anak bangsa.



















